Mechanical Work Pada Project PLTU
Secara umum, Pekerjaan/Peralatan Mekanikal pada suatu Project PLTU itu adalah sebagai berikut (ini hanya pengalaman pribadi saja):
- Boiler dan Auxiliary-nya, seperti Primary Fan, Secondary Fan, ID Fan, termasuk Auxiliary Boiler untuk start up.
- Steam Turbine dan Auxiliary-nya
- Condenser dan Feed water Heater. Jumlah dan Konfigurasi LP maupun HP Heaternya sangat tergantung dari desain dan kapasitas Power Plant itu sendiri. Dalam lingkup Pekerjaan/Peralatan ini, termasuk juga Deaerator.
- Water Plant System, mulai dari Desalination Plantnya, Demineralized (Water Treatment Plant), sampai sistem make up water untuk Boiler.
- Waste Water Treatment Plant
- Fire Protection System
- Compressed Air System, baik untuk Air service, maupun untuk Air Control Instrumentation.
- Chemical Feed System, untuk supply Amonia, Hydrazine, dan Chemical yang diperlukan untuk kontrol kualitas air Boiler.
- Sampling Rack System, untuk kontrol kualitas output/produk Steam Generator
- Laboratory
- Chlorination System, untuk mencegah pertumbuhan jamur dalam sistem perpipaan.
- Air Conditioning and Ventilation
- Elevator, Crane and Hoist, termasuk di dalamnya Overhead Crane untuk maintenance Steam Turbine, Circulating Water, Elevator pada Boiler, Gantry dan lainnya.
- Workshop and Machinery System
- Heavy/Mobile Equipment
- Fuel Oil System, biasanya diperlukan untuk start up Boiler maupun untuk cadangan (emergency)
- Coal Handling System, mulai dari Ship Unloader, Stacker reclaimer, Coal Crusher, Coal conveyor, dan juga coal sampling system.
- Ash Handling System, yang meliputi Fly Ash System, biasanya ditangani oleh Electrostatic Precipitator ataupun Bag Filter system, sementara satunya lagi adalah Bottom Ash System.
Demikian gambaran singkat dan sederhana dari Pekerjaan/Peralatan mekanikal pada suatu sistem Coal Fired Steam Power Plant. Ini hanya catatan saja, siapa tahu suatu saat tidak di project Power Plant, jadi masih ingat.
Juni 5, 2008 pada 4:13 am
wah bagus gati buat ilmu pengetahuan. saluttt…
Juni 23, 2008 pada 5:38 am
Ada yang terlupakan, yaitu : Circulating Water Sistem dan Closed Cooling Water Sistem.
Terima kasih.
Juli 15, 2008 pada 4:04 am
Bagaimana dengan Hydrogen system?
Agustus 6, 2008 pada 12:37 am
infonya bagus bermanfaat…
bang punya gmbaran mengenai proses PLTU terutama di coal handling sistemnya? bisa dishare g? kbetulan saya mempelajari mengenai sistem suply batubara tsb
mohon petunjuk
September 15, 2008 pada 8:21 am
saya tidak tau apa pekerjaan antum, tapi saya menemukan rancangan/sistem pembangkit listrik alternatif tanpa bahan bakar, bisa ditempatkan hampir di 80% muka bumi, dengan sedikit membuang energi, dapat ditempatkan di seluruh permukaan bumi tanpa terbatas pada musim. cuma saya masih bingung mau di bawa kemana, karena saya ingin temuan saya dipatenkan dulu. ada ide?
saya juga kurang paham itung-itungan F ke watt nya, tapi yang jelas temuan saya dapat ditingkatkan efisienasinya dengan sangat mudah sepertinya halnya turn up motor
September 27, 2008 pada 5:14 am
blog yang bagus…..gimana tentang FGD atau alat kendali lingkungan lainnya???
bisa share time table erection project PLTU nya?….buat belajar nih, trims…
Oktober 17, 2008 pada 6:54 am
hanya mampir sebentar mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.
rahayu….
Oktober 20, 2008 pada 3:21 am
ape bae kenen PLTU Tie ah… dengan sak penter doank peneng. Termasuk pak evol ne rensing timuk, pak amin tibu jae, kance pak suhirsan dasan tampeng….. hebat bae aneh Yus….
Oktober 20, 2008 pada 3:24 am
Oya… lupa
Mohon maaf lahir dan bathin.. Tolong juga carikan kita jalan supaya kita bisa masukkan proposal untuk Madrasah Aliyah Birrul Walidain. Untuk diketahui kita sudah punya LSM LOGIS di Rensing yang sudah punya akte, sudah didaftar di kehakiman, juga sudah diurus NPWPnya. tlg kalau ada proyek di lempar ke rensing
Januari 8, 2009 pada 2:39 am
Maaf mas Yus,
Ni buat Mas Angga,
Bisa kita chating?
Sepertinya idea sampean menarik.
Thanks,
sudi
Januari 19, 2009 pada 11:36 am
ass.. kakak yang baik hati, maksih ya ats blog nya, coz de dapt bayk ilmu nech. tpi jujur de butuh banget informasi PLTU geothermal. soalnya di kompleks de mau di bangun PLTU (jailolo halmahera barat). n gimana dampaknya terhadap lingkungan??? coz lokasinya dekat banget dengan perumahan penduduk. atas nama masyarakt jailolo kami sangat berharap informasinya. coz masyarakt sangt awam dengan masalah ini. thangks before…..
Januari 30, 2009 pada 12:19 pm
Sedikit sharing untuk bung Roy.
Saya belum begitu jelas dengan apa yang dimaksud proses PLTU terutama coal handling.
Tapi kalau yang dimaksud adalah sistem coal handling pada sebuah PLTU berbahan bakar batubara, maka secara garis besar ada 3 kelompok utama didalam coal handling system yaitu:
1. Sarana Pembongkaran batubara.
Ini adalah sarana untuk membongar (unloading) batubara dari sarana
Pengangkut batu bara. Sarana unloading ini sudah tentu sangat
tergantung pada sarana angkutan batubara yang dipakai mengangkut
batubara dari lokasi tambang ke lokasi PLTU. Kalau sarana yang
dipakai adalah sarana angkutan laut (kapal), berarti sarana
unloading berupa Dermaga lengkap dengan Ship Unloading facility.
Unloading facility ini bisa terdapat di kapal (Self Discharging Vesel),
atau didarat (Ship Unloader Gantry). Bila menggunakan sarana
angkutan kereta api, maka berupa Train Unloading Station.
2. Sarana Pemindah batubara.
Ini adalah sarana untuk memindahkan batubara dari unloading
facility, ke lokasi penimbunan atau langsung ke Coal bunker. Sarana
pemindah ini umumnya berupa ban berjalan (Belt Conveyor) yang
dilengkapi berbagai perangkat seperti perangkat penimbang batubara
(Belt Weigher), Coal Crusher, Magnetic Separator, Metal Detector dsb.
3. Sarana Penimbunan & Pengerukan batubara
Sarana ini dipakai untuk menimbun (stacking) batubara di coal stock
pile, serta mengeruk (Reclaiming) batubara dari stock pile.
Sarana yang paling efeltif adalah Stacker/Reclaimer yang bisa di set
untuk bisa beroperasi secara otomatis tanpa operator. Dilengkapi
sensor ultrasonic sehingga bisa mendeteksi ketinggian permukaan
batubara pada stock pile.
Demikian secara garis besar mengenai coal handling system.
Semoga bermanfaat.
Salam,
Babud
Februari 22, 2009 pada 7:14 am
Hebat.. kembangkan terus bakat menulisnya…
Maret 27, 2009 pada 3:01 pm
saya sekarang lagi mempelajari proses startup dan shutdown pltu baik secara logic maupun sequance nya. bisa minta info tentang proses tersebut gak. saya kesulitan mendapatkan referensinya secara diagram maupun proses kerja.thanks
Oktober 6, 2009 pada 4:46 am
Bagus Mas, kebetulan saya baru bekerja di Proyek PLTU dan saya sangat berterima kasih mendapatkan info ini. Tapi kalau boleh saya Request lagi ada tulisana yang lebih Komplit disertai Gambarnya.
Thank ya.
Salam,
Sugeng Riyadi